√ Biaya Pasang KB Implan di Puskesmas : Pasien Umum & BPJS

Biaya Pasang KB Implan di Puskesmas – KB implan, juga dikenal sebagai KB susuk, adalah salah satu jenis kontrasepsi hormonal yang cukup populer di kalangan masyarakat. Ini adalah metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif dalam mencegah kehamilan.

KB implan berupa batang kecil yang ditanamkan di bawah kulit lengan atas. Batang ini mengandung hormon progesteron yang dilepaskan secara perlahan ke dalam tubuh selama beberapa tahun. Hormon ini bekerja dengan menghambat ovulasi, menebalkan lendir serviks, dan membuat dinding rahim kurang ramah bagi pertumbuhan telur yang telah dibuahi.

Keuntungan dari KB implan adalah keefektifannya yang tinggi, kemudahan penggunaan, dan ketidaktergantungannya pada pengguna untuk mengambil atau mengingat kontrasepsi setiap hari. Selain itu, KB implan juga cocok bagi wanita yang tidak dapat atau tidak ingin menggunakan metode kontrasepsi hormonal berbasis estrogen.

Sekarang, pemasangan KB implan atau KB susuk sudah tersedia di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk di puskesmas. Namun, setiap puskesmas memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda terkait proses pemasangan KB implan, terutama dalam hal tarif dan biaya.

Sebelum Anda mengunjungi puskesmas untuk memasang KB implan, disarankan untuk memahami terlebih dahulu besaran biayanya. Untuk informasi yang lebih detail mengenai rincian biaya pemasangan KB implan di puskesmas beserta prosedur pelaksanaannya, Anda dapat menghubungi langsung puskesmas terdekat atau yang akan Anda kunjungi.

Apa Itu KB Implan?

Sumber gambar: BukaReview

KB implan atau KB susuk adalah metode kontrasepsi yang efektif untuk mencegah kehamilan. KB implan berbentuk plastik fleksibel dengan diameter sekitar 0,2 cm dan panjang antara 3 cm hingga 4 cm. Implan ini ditempatkan di bawah kulit lengan atas dengan bantuan foto x-ray untuk memastikan pemasangan yang akurat. Implan tersebut mengandung hormon progesteron yang secara bertahap dilepaskan ke dalam tubuh, menghambat ovulasi, dan mencegah pembuahan sperma.

Penggunaan KB implan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dan memberikan perlindungan kontrasepsi yang efektif selama beberapa tahun. Setiap wanita mungkin memiliki pertimbangan yang berbeda dalam memilih metode kontrasepsi, oleh karena itu penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau dokter kandungan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang KB implan sebelum memutuskan untuk memasangnya.

Keuntungan dan Kerugian KB Implan

Keuntungan KB Implan:

  1. Tidak menekan produksi ASI.
  2. Praktis dan efektif.
  3. Tidak memerlukan pengingatan rutin.
  4. Masa pakai jangka panjang (3 atau 5 tahun).
  5. Kesuburan cepat pulih setelah pengangkatan.
  6. Dapat digunakan oleh ibu yang tidak cocok dengan hormon estrogen.

Kerugian KB Implan:

  1. Pemasangan dan pengangkatan KB implan harus dilakukan oleh petugas kesehatan yang terlatih.
  2. Dapat menyebabkan perubahan pola haid.
  3. Menyebabkan efek samping seperti nyeri dan bengkak pada kulit sekitar implan, perubahan mood, peningkatan berat badan, nyeri payudara, jerawat, nyeri perut, dan sakit kepala.
  4. Tidak melindungi dari penyakit menular seksual (PMS).
  5. Tidak cocok untuk semua orang.

Alasan Pasang KB Implan

Pemasangan KB implan memiliki tujuan untuk memberikan jarak antara kehamilan dan mencegah terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan. Jarak kehamilan yang terlalu dekat dapat meningkatkan risiko komplikasi kesehatan baik bagi ibu maupun bayi.

KB implan juga merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang mudah dan efektif. Ada beberapa alasan mengapa seseorang memilih untuk memasang KB implan, antara lain:

  1. Fleksibilitas: KB implan dapat dipasang dan dilepas kapan saja, sehingga memungkinkan untuk mengembalikan kesuburan wanita setelah penggunaan kontrasepsi ini.
  2. Durasi efektif: KB implan dapat bertahan selama 3 hingga 5 tahun, memberikan perlindungan kontrasepsi yang andal dalam jangka waktu yang cukup lama.
  3. Tidak mengganggu aktivitas seksual: KB implan tidak akan mengganggu hubungan seksual dan tidak memerlukan pengaturan sebelum berhubungan intim.
  4. Aman bagi wanita: KB implan tidak mengandung estrogen, sehingga aman digunakan oleh wanita yang memiliki risiko kesehatan tertentu, seperti yang memiliki riwayat penyakit pembuluh darah atau risiko tinggi terhadap trombosis.

Namun, setiap individu memiliki kebutuhan dan preferensi yang berbeda dalam memilih metode kontrasepsi. Penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau dokter kandungan untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci, serta mempertimbangkan faktor kesehatan dan kebutuhan pribadi sebelum memutuskan untuk memasang KB implan.

Prosedur Pasang KB Implan di Puskesmas

Sumber gambar: VOI

Sebelum melakukan prosedur pemasangan KB implan di puskesmas, pasien diharuskan mengikuti rangkaian prosedur yang telah ditentukan. Berikut adalah penjelasan rinci mengenai prosedur pasang KB implan atau KB susuk di puskesmas:

Tahap Awal

Langkah pertama adalah pelayanan atau pemeriksaan awal oleh dokter sesuai dengan prosedur dan kebutuhan pasien. Selain itu, dokter juga memberikan konsultasi, informasi, dan edukasi kepada pasien mengenai pemasangan KB implan.

Tahap Pemasangan

Proses pemasangan KB implan dimulai dengan memberikan obat bius pada lengan tempat implan akan dimasukkan. Tujuan dari penggunaan obat bius adalah untuk mengurangi rasa sakit yang mungkin dirasakan pasien selama prosedur. Dokter kemudian menggunakan jarum kecil untuk memasukkan tabung implan secara perlahan di bawah kulit.

Tahap Akhir

Secara umum, keseluruhan proses pemasangan KB implan di puskesmas hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja. Setelah implan terpasang, pasien perlu mematuhi instruksi untuk tidak mengangkat barang berat selama beberapa hari agar proses penyembuhan berjalan dengan baik.

Pasien juga diwajibkan untuk kembali ke puskesmas setelah 3 tahun atau sesuai anjuran dokter untuk mengganti implan yang sudah mencapai masa berakhir. Hal ini penting karena implan yang sudah melewati masa kerjanya tidak lagi dapat memberikan perlindungan terhadap kehamilan.

Sebelum melakukan prosedur pemasangan KB implan, sangat penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau dokter kandungan guna mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai prosedur ini, manfaat, serta perawatan pasca-pemasangan.

Biaya Pasang KB Implan di Puskesmas

Sumber gambar: AI Care

Perlu diperhatikan bahwa biaya pasang KB implan di puskesmas dapat bervariasi tergantung pada lokasi dan kebijakan masing-masing puskesmas. Selain itu, terdapat beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi besaran biaya, seperti jenis implan yang dipasang dan tingkat kesulitan pemasangan.

Namun demikian, berikut ini adalah rincian biaya pasang KB implan di puskesmas secara umum:

  1. Biaya Administrasi: Biasanya, saat melakukan pendaftaran untuk memasang KB implan, pasien akan dikenakan biaya administrasi sekitar Rp 10.000 hingga Rp 20.000.
  2. Biaya Pemasangan KB Implan: Biaya pemasangan KB implan di puskesmas umumnya berada dalam kisaran Rp 100.000 hingga Rp 300.000 untuk jenis implan dengan 2 batang. Namun, perlu diingat bahwa tarif ini dapat bervariasi di setiap puskesmas.

Harap dicatat bahwa biaya yang disebutkan di atas adalah untuk pasien umum. Jika pasien merupakan peserta BPJS Kesehatan, mereka biasanya tidak dikenakan biaya pemasangan KB implan, asalkan memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Penting untuk selalu mengonfirmasi langsung dengan puskesmas terkait biaya pasang KB implan serta memastikan apakah ada tambahan biaya atau persyaratan lain yang perlu dipenuhi sebelum melaksanakan prosedur pemasangan.

Baca juga: Biaya Pencabutan Akar Gigi : Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik.

Efek Samping Pasang KB Implan

Setelah pemasangan KB implan, ada beberapa efek samping yang mungkin dialami oleh pasien. Namun, perlu dicatat bahwa efek samping ini dapat bervariasi untuk setiap individu. Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah pasang KB implan:

  1. Perubahan Pola Menstruasi: Beberapa pasien mungkin mengalami perubahan pola menstruasi, seperti menstruasi yang tidak teratur, menstruasi yang lebih sedikit atau lebih banyak, atau bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali. Hal ini merupakan efek samping umum dari penggunaan KB implan.
  2. Flek atau Bercak Darah: Pasien juga dapat mengalami keluarnya flek atau bercak darah di luar periode menstruasi normal. Ini biasanya merupakan efek samping ringan dan akan mereda seiring waktu.
  3. Perubahan Berat Badan: Beberapa pasien mungkin mengalami perubahan berat badan setelah pasang KB implan. Ada yang mengalami penambahan berat badan, sementara yang lain mungkin mengalami penurunan berat badan. Namun, perubahan berat badan ini tidak konsisten dan dapat bervariasi antara individu.
  4. Sakit Kepala: Beberapa pasien melaporkan mengalami sakit kepala setelah pasang KB implan. Namun, sakit kepala ini umumnya bersifat ringan dan akan hilang dengan sendirinya.
  5. Perubahan Kulit: Timbulnya jerawat adalah salah satu efek samping yang mungkin terjadi setelah pasang KB implan. Selain itu, beberapa pasien juga melaporkan perubahan pada kulit mereka seperti kulit berminyak atau kulit kering.
  6. Nyeri pada Bekas Luka: Beberapa pasien mungkin mengalami nyeri atau ketidaknyamanan pada area bekas luka di kulit tempat susuk dimasukkan. Sensasi ini biasanya akan mereda dalam beberapa hari atau minggu.
  7. Perubahan Mood: Beberapa pasien melaporkan perubahan mood, seperti perasaan sedih atau depresi setelah pasang KB implan. Namun, efek samping ini bersifat individual dan tidak dialami oleh semua pasien.

Jika Anda mengalami efek samping yang mengganggu atau tidak merasa nyaman setelah pemasangan KB implan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Biaya Kuliah UPN Veteran Yogyakarta : Diploma & Sarjana.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa biaya pemasangan KB implan di puskesmas bervariasi di setiap wilayah. Meskipun ada perbedaan, namun selisihnya tidak terlalu besar sehingga estimasi biaya yang telah disebutkan dapat digunakan sebagai panduan.

Demikianlah penjelasan dari Biayaharga.com mengenai rincian biaya pemasangan KB implan di puskesmas, baik untuk pasien umum maupun peserta BPJS. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu dalam memperoleh gambaran mengenai biaya pasang KB implan di puskesmas terdekat.

Photo of author

Abbas

Saya, Abbas, gemar mengamati harga barang dan suka menghemat uang sejak kecil. Kini, sebagai penulis blog, saya berbagi tips tentang harga dan biaya.