√ Biaya Cek Kolesterol di Prodia 2023 (Prosedur & Efek Samping)

Biaya Cek Kolesterol di Prodia – Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, termasuk medical check-up, sangat penting bagi setiap individu. Melalui pemeriksaan tersebut, kita dapat mengetahui adanya penyakit atau gangguan kesehatan lainnya dalam tubuh.

Salah satu jenis pemeriksaan yang disarankan dilakukan setidaknya setiap 5 tahun sekali, terutama jika tidak memiliki masalah kesehatan khusus, adalah pemeriksaan kadar kolesterol. Kadar kolesterol yang tidak terkontrol dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, seperti serangan jantung atau stroke.

Terutama bagi individu dengan riwayat kolesterol tinggi, obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi, penting untuk melakukan tes kolesterol secara rutin sesuai dengan anjuran dokter. Untungnya, saat ini pemeriksaan kadar kolesterol dapat dilakukan di berbagai tempat, termasuk di Klinik Laboratorium Prodia.

Sebelum mengunjungi Klinik Lab Prodia terdekat untuk melakukan tes kolesterol, penting untuk mengetahui rincian biaya yang terkait. Oleh karena itu, kali ini kami akan memberikan informasi secara lengkap mengenai biaya pemeriksaan kadar kolesterol di Prodia untuk semua cabang mereka.

Fasilitas Panel Check Up Dari Prodia

Sumber gambar: GenPI.co JATIM

Klinik kesehatan Prodia menyediakan dua panel check-up yang dapat dipilih oleh pasien berdasarkan kebutuhan mereka. Berikut ini adalah dua panel check-up yang tersedia di Prodia:

1. Panel Check-up

Panel check-up ini meliputi pemeriksaan hematologi rutin, urine rutin, faeces rutin, bilirubin total, bilirubin direk, GOT, GPT, fosfatase alkali, Gamma GT, protein elektroforesis, glukosa puasa, Urea N, kreatinin, HBsAg, Anti-HCV, asam urat, TSHs, cholesterol total, cholesterol HDL, cholesterol LDL-direk, trigliserida, dan Apo B.

Pemeriksaan ini berguna untuk mendeteksi adanya kelainan darah dan infeksi, mengevaluasi kondisi ginjal, saluran pencernaan, hati, dan saluran empedu, serta melihat potensi terjadinya diabetes melitus. Selain itu, juga digunakan untuk mendeteksi infeksi hepatitis B dan C, gangguan fungsi tiroid yang mempengaruhi metabolisme tubuh, serta mengukur kadar asam urat dan metabolisme lemak dalam tubuh.

2. Panel Check-up Plus

Panel check-up plus memberikan manfaat tambahan dengan pemeriksaan Cystatin C untuk mendeteksi gangguan ginjal lebih awal, AFP untuk deteksi kanker hati, PSA untuk deteksi kanker prostat (khusus pria), dan sitologi serviks berbasis cairan (SSBC) untuk deteksi kanker leher rahim (khusus wanita). Selain itu, panel ini juga mencakup pemeriksaan adiponektin, small dense LDL (sdLDL), dan hsCRP sebagai faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Panel check-up plus meliputi pemeriksaan hematologi rutin, urine rutin, faeces rutin, bilirubin total, bilirubin direk, GOT, GPT, fosfatase alkali, Gamma GT, protein elektroforesis, glukosa puasa, Urea N, kreatinin, Cystatin C, HBsAg, Anti-HCV, asam urat, TSHs, cholesterol total, cholesterol HDL, cholesterol LDL-direk, trigliserida, Apo B, sdLDL, hsCRP, AFP, PSA (khusus pria), SSBC (khusus wanita), dan adiponektin.

Pemilihan panel check-up yang tepat akan memberikan manfaat dalam mendeteksi penyakit dan mengevaluasi kesehatan secara lebih komprehensif sesuai dengan kebutuhan individu.

Manfaat Cek Kolesterol

Sebelum melanjutkan pembahasan utama mengenai biaya pemeriksaan kadar kolesterol di Klinik Laboratorium Prodia, penting untuk memahami tujuan dan manfaat dari prosedur ini. Pemeriksaan kadar kolesterol memiliki tujuan utama untuk mengukur jumlah kolesterol dan trigliserida dalam darah seseorang. Berikut adalah beberapa jenis lemak yang termasuk dalam tes kolesterol:

  1. Kadar kolesterol total: Ini mengukur total jumlah kolesterol dalam darah, termasuk LDL, HDL, dan sejumlah kecil lipoprotein lainnya.
  2. Low Density Lipoprotein (LDL): LDL sering disebut sebagai “kolesterol jahat” karena dapat menyebabkan penumpukan plak di dalam arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
  3. High Density Lipoprotein (HDL): HDL disebut sebagai “kolesterol baik” karena membantu mengangkut kolesterol dari jaringan tubuh ke hati untuk pengolahan lebih lanjut atau penghilangan.
  4. Trigliserida: Trigliserida adalah jenis lemak dalam darah yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Jumlah trigliserida yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Dengan melakukan pemeriksaan kadar kolesterol dan trigliserida, kita dapat memperoleh informasi penting tentang kesehatan jantung kita dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan lemak dalam tubuh.

Waktu Ideal Cek Kolesterol

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penting untuk melakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara rutin tanpa harus menunggu gejala penyakit muncul. Namun, ada beberapa kondisi khusus di mana pemeriksaan kadar kolesterol dianjurkan. Berikut adalah beberapa gejala atau kondisi yang mengharuskan seseorang untuk menjalani pemeriksaan kadar kolesterol:

  1. Pria berusia di atas 45 tahun.
  2. Wanita berusia di atas 55 tahun.
  3. Menderita hipertensi (tekanan darah tinggi).
  4. Memiliki penyakit hati.
  5. Mengalami arteriosklerosis pada tungkai (penyempitan pembuluh darah pada kaki).
  6. Memiliki anggota keluarga dengan riwayat kadar kolesterol tinggi.
  7. Penderita obesitas.
  8. Mengalami kekurangan hormon hipotiroid atau gangguan tiroid.
  9. Memiliki gangguan pada organ ginjal.
  10. Penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2.
  11. Menderita sirosis bilier primer.

Jika Anda mengalami salah satu kondisi di atas, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara teratur sesuai dengan saran dokter atau petugas medis yang berkompeten.

Prosedur Cek Kolesterol di Prodia

Sumber gambar: mediacenter.palangkaraya.go.id

Selain membayar biaya administrasi untuk pemeriksaan kadar kolesterol di Prodia, pasien juga diharuskan menjalani rangkaian prosedur pemeriksaan yang lengkap. Klinik Laboratorium Prodia melakukan pemeriksaan kadar kolesterol dengan mengambil sampel darah pasien.

Prosedur pemeriksaan kadar kolesterol dalam tubuh hampir sama seperti saat menjalani pemeriksaan golongan darah di Prodia. Berikut ini adalah penjelasan rinci mengenai prosedur pengecekan kadar kolesterol di Klinik Lab Prodia:

  1. Petugas medis membersihkan area penyuntikan dengan menggunakan cairan antiseptik untuk menjaga kebersihan.
  2. Lengan kanan atas pasien akan diikat menggunakan perban elastis untuk membantu memperlihatkan pembuluh darah.
  3. Setelah pembuluh darah vena ditemukan, petugas medis akan menyuntikkan sebuah jarum untuk mengambil sampel darah pasien.
  4. Setelah cukup sampel darah diambil, petugas akan melepas suntikan jarum tersebut.
  5. Sampel darah yang telah diambil kemudian akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan penelitian terkait kadar kolesterol pasien.

Proses ini memastikan bahwa sampel darah yang diperlukan untuk pemeriksaan kadar kolesterol telah diambil dengan tepat dan akan dianalisis di laboratorium.

Biaya Cek Kolesterol di Prodia

Sumber gambar: Kompas.com

Sebagai informasi tambahan, biaya pemeriksaan kadar kolesterol di Klinik Lab Prodia akan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan tarif tes kolesterol di puskesmas. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Klinik Laboratorium Prodia dilengkapi dengan peralatan medis yang lebih lengkap daripada yang tersedia di puskesmas.

Selain itu, hampir semua cabang Klinik Lab Prodia menetapkan harga jasa pemeriksaan kadar kolesterol yang relatif serupa, yaitu sekitar Rp 63.000 per pemeriksaan. Biaya tersebut biasanya mencakup biaya registrasi pasien, pemeriksaan kadar kolesterol, serta konsultasi dengan dokter.

Adanya biaya tersebut merupakan bagian dari pembiayaan untuk menyediakan fasilitas dan layanan medis yang berkualitas di Klinik Lab Prodia. Penting untuk dicatat bahwa biaya tersebut dapat bervariasi tergantung pada cabang dan jenis pemeriksaan yang dilakukan.

Baca juga: Tarif Rawat Inap RS Mayapada Lebak Bulus : Kelas & Fasilitas.

Risiko Cek Kolesterol di Prodia

Sebagai tambahan informasi, pengecekan kadar kolesterol di Klinik Lab Prodia umumnya merupakan prosedur yang aman untuk dilakukan. Namun, tetap ada beberapa risiko atau efek samping yang mungkin dialami oleh pasien setelah menjalani tes kolesterol. Berikut ini adalah beberapa risiko atau efek samping yang mungkin terjadi setelah tes kolesterol di Klinik Laboratorium Prodia:

  1. Pendarahan: Setelah pengambilan sampel darah, beberapa pasien mungkin mengalami pendarahan di area penyuntikan. Namun, ini biasanya hanya pendarahan ringan dan akan berhenti dengan sendirinya.
  2. Rasa nyeri di sekitar area suntikan: Beberapa pasien dapat merasakan nyeri atau ketidaknyamanan di sekitar area suntikan setelah tes kolesterol. Sensasi ini biasanya bersifat sementara dan akan mereda dalam beberapa jam.
  3. Pingsan atau sensasi ingin pingsan: Beberapa pasien mungkin mengalami pusing atau sensasi ingin pingsan setelah pengambilan sampel darah. Ini dapat disebabkan oleh respons vasovagal, yang biasanya berhubungan dengan kecemasan atau ketegangan. Jika hal ini terjadi, penting untuk duduk atau berbaring dan memberi tahu petugas medis.
  4. Penumpukan darah di bawah kulit: Dalam beberapa kasus, mungkin terjadi penumpukan darah di bawah kulit di area suntikan. Ini dapat menyebabkan pembengkakan atau memar. Namun, kondisi ini biasanya hilang dengan sendirinya dan tidak memerlukan perawatan khusus.
  5. Luka bekas suntikan memar: Beberapa pasien mungkin mengalami memar di area bekas suntikan setelah tes kolesterol. Memar ini biasanya hilang dalam beberapa hari atau minggu.
  6. Infeksi pada luka bekas suntikan: Meskipun sangat jarang terjadi, ada risiko infeksi pada luka bekas suntikan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan area penyuntikan dan mengikuti petunjuk perawatan yang diberikan oleh petugas medis.

Jika Anda mengalami reaksi yang tidak biasa atau khawatir tentang efek samping setelah tes kolesterol, disarankan untuk segera menghubungi Klinik Laboratorium Prodia atau berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: Biaya Medical Check Up Kimia Farma : Tujuan, Jenis, Tips.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa harga jasa pemeriksaan kadar kolesterol di Klinik Lab Prodia berlaku secara serupa untuk semua cabang. Proses pemeriksaan kadar kolesterol dilakukan melalui pengambilan sampel darah pasien.

Ini merupakan informasi lengkap mengenai biaya pemeriksaan kadar kolesterol di Prodia untuk semua cabang, termasuk prosedur dan efek samping yang mungkin terjadi. Semoga ulasan dari Biayaharga.com di atas dapat menjadi acuan bagi Anda sebelum menjalani tes kadar kolesterol di Klinik Lab Prodia terdekat.

Photo of author

Abbas

Saya, Abbas, gemar mengamati harga barang dan suka menghemat uang sejak kecil. Kini, sebagai penulis blog, saya berbagi tips tentang harga dan biaya.